Tampilkan postingan dengan label kebenaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebenaran. Tampilkan semua postingan

Dani Alves menegaskan Juventus keluar dalam pesan selamat tinggal kepada fans

Dani Alves menegaskan Juventus keluar dalam pesan selamat tinggal kepada fans
Dani Alves is set to leave Juventus


Dani Alves telah dibawa ke media sosial untuk mengkonfirmasi kepergiannya dari Juventus dan pena selamat tinggal sepenuh hati kepada pendukung klub.

Sumber langit mengerti bahwa Manchester City tertarik untuk menyatukan kembali Alves dengan mantan bos Barcelona Pep Guardiola di kepala Etihad dan Juve Giuseppe Marotta mengungkapkan pekan lalu bahwa Pemain Brazil tersebut telah meminta untuk meninggalkan juara Serie A.

Alves membantu Juventus memenangkan liga Italia dan memenangi dua musim lalu dan bermain saat mereka kalah 4-1 dari Real Madrid di final Liga Champions.


Namun, dia baru-baru ini membuat marah para penggemar setelah memajang gambar sepatu botnya dari kemenangan 3-1 Barcelona atas Juve di final tahun 2015 dan untuk mengatakan Paulo Dybala mungkin perlu meninggalkan klub tersebut suatu hari untuk memperbaiki diri sebagai pemain, namun ia juga meminta kepada Instagram untuk berterima kasih. Pendukung untuk waktunya di klub.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Juventus selama tahun ini, kepada rekan satu tim saya yang menyambut saya seperti profesional mereka, untuk klub yang menang dan mencapai final.

"Saya rasa penghargaan saya terhadap klub ini dan pendukungnya adalah dedikasi, semangat dan semangat saya untuk membuat klub lebih besar setiap hari




Vidal: Ronaldo? Dia Hanya Pemain Yang Sok Pintar

Vidal: Ronaldo? Dia Hanya Pemain Yang  Sok Pintar
Vidal: Ronaldo? Dia Hanya Pemain Sok Pintar

Gelandang Timnas 
Chile, Arturo Vidal mulai menebar psywar jelang laga semifinal Piala Konfederasi 2017. Vidal menyebut Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo adalah sosok yang sok pintar.

Pada tengah pekan nanti Piala Konfederasi 2017 akan memasuki babak semifinal. Pada kesempatan ini, Timnas Chile dijadwalkan akan berhadapan dengan Timnas Portugal, sementara Timnas Jerman akan berhadapan dengan Timnas Meksiko.

Pada pertandingan semi final nanti, banyak pihak menilai Timnas Chile harus mewaspadai sosok Cristiano Ronaldo. Maklum bintang Real Madrid ini sudah membuktikan kualitasnya sebagai pembeda di Seleccao selama turnamen ini berlangsung.



Namun di mata Arturo Vidal, Ronaldo bukanlah sosok yang harus diwaspadai. "Cristiano adalah pemain yang sok Pintar! Bagi saya dia tidak ada," kelakar Vidal kepada Goal International.

Tidak hanya sampai di situ, Vidal juga menilai Portugal tidak akan melangkah ke final karena ia yakin kubu La Roja lah yang akan melenggang ke final.

"Saya sudah mengatakan kepada rekan saya di Bayern Munchen, Joshua Kimmich bahwa kami akan bertemu di Final." tutup mantan pemain Juventus tersebut.


Pemenang dari kedua semi final tersebut dijadwalkan akan bertemu pada hari Senin (3/7) dini hari nanti di Krestovsky Stadium





Puncak Arus Balik Mudik via Pelabuhan Bakauheni - Merak Di Perkirakan H+5

Puncak Arus Balik Mudik via Pelabuhan Bakauheni - Merak Di Perkirakan H+5


Rudyqq.com - Sebanyak 62.578 orang kembali dari kampung halaman via Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Pelabuhan Merak, Banten. Jumlah tersebut tercatat sejak Selasa (27/6) pagi hingga H+3 lebaran, Rabu (28/6) pagi.

Menurut PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni pihaknya menerjunkan 32 unit kapal laut untuk mengangkut sekitar 12.123 penumpang pejalan kaki dan 50.455 orang dalam kendaraan.

Di 32 unit kapal terdiri dari mampu mengangkut penumpang dalam 123 pelayaran .

Sementara itu, dalam arus balik tahun ini mulai selasa pagi hingga rabu pagi tercatat 12.732 unit kendaraan menyebrang, terdiri dari 259 truk, 226 bus penumpang, 6.961 mobil pribadi dan 5.357 motor.

Disamping itu, menurut data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak seperti diberitakan Antara, tercatat sebanyak 1.041.482 pemudik diseberangkan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni mulai H-10 hingga H+1 dimana 863.160 orang di antaranya merupakan penumpang dalam kendaraan.

Jumlah kendaraan yang diseberangkan pada periode yang sama mencapai 216.152 unit, dan sebanyak 88.908 unit merupakan motor dan kendaran pribadi sebanyak 107.183 unit.

PT ASDP meprediksi puncak arus balik dari Sumatera ke Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung terjadi pada sabtu atau h+5 lebaran. Namun antrian kendaraan diperkirakan tidak sepadat seperti  arus mudik di Pelabuhan Merak.

Lapas Jambi Kebanjiran , 19 Napi Kabur Masih di buru

Lapas Jambi Kebanjiran , 19 Napi Kabur Masih di buru
Kabur Saat Lapas Jambi Banjir, 19 Napi Masih Diburu

Sejumlah narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jambi masih diburu. Mereka yang berjumlah sekitar 19 orang itu kabur saat dinding lapas jebol akibat terjangan banjir. 


"Ada yang kabur 19, sekarang lagi dicari oleh polisi. Jadi dari jumlah 1.204 napi sekarang ini 1.185, 19 orang keluar dan ini pergi keluarnya karena (tembok) ambruk, roboh, banjir," ujar Sekretaris Jendeal Pemasyarakatan (PAS) Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami kepada wartawan di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2017).

Atas kejadian ini, Menkum HAM Yasonna H Laoly, menurut Sri, sudah menginstruksikan dilakukannya relokasi dari Lapas Kelas IIA Jambi. Namun proses relokasi ini butuh waktu sebab pihak Kemenkum harus lebih dulu mencari lokasi untuk pembangunan lapas baru.
Image result for lapas jambi kebanjiran

"Kita memetakan tempatnya, tidak semudah itu dan biayanya untuk investasi lapas itu juga sangat besar, sementara kita membereskan yang over sudah sekitar 100 ribu lebih ini," sambungnya.

Pencarian terhadap napi yang kabur dilakukan petugas Kemenkum dibantu kepolisian. Polisi sudah melakukan penyisiran ke lokasi-lokasi yang dituju para napi. 

"Sekali lagi ini ambruknya itu karena dihantam banjir, karena itu napi lari," sebut Sri

Afi Nihaya Gadis SMA Bijaksana yang akun Facebooknya di Suspend Karena Berani Berbicara Secara Publik tentang kebenaran


-Akun Facebook Afi Nihaya Faradisa, Seorang gadis SMA asal desa Banyuwangi telah banyak menginspirasi netizen, namun banyak direport oleh para fanatik islam sehingga dalam status suspended (dibekukan). Pembekuan akun Afi ini ramai dibicarakan di media sosial, karena Afi selama ini banyak membuat status yang meginspirasi dan sarat dengan nilai kebangsaan serta nasionalisme.


Pada saat yang sama ketika akunnya dibekukan, Afi bahkan tampil di televisi karena sosoknya dinilai menginspirasi. Berikut ini adalah saah satu tulisan terakhir Afi, berjudul "Warisan":

Kebetulan saya lahir di Indonesia dari pasangan muslim, maka saya beragama Islam. Seandainya saja saya lahir di Swedia atau Israel dari keluarga Kristen atau Yahudi, apakah ada jaminan bahwa hari ini saya memeluk Islam sebagai agama saya? Tidak.

Saya tidak bisa memilih dari mana saya akan lahir dan di mana saya akan tinggal setelah dilahirkan. 

Kewarganegaraan saya warisan, nama saya warisan, dan agama saya juga warisan.

Untungnya, saya belum pernah bersitegang dengan orang-orang yang memiliki warisan berbeda-beda karena saya tahu bahwa mereka juga tidak bisa memilih apa yang akan mereka terima sebagai warisan dari orangtua dan negara.

Setelah beberapa menit kita lahir, lingkungan menentukan agama, ras, suku, dan kebangsaan kita. Setelah itu, kita membela sampai mati segala hal yang bahkan tidak pernah kita putuskan sendiri.

Sejak masih bayi saya didoktrin bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Saya mengasihani mereka yang bukan muslim, sebab mereka kafir dan matinya masuk neraka.

Ternyata,

Teman saya yang Kristen juga punya anggapan yang sama terhadap agamanya. Mereka mengasihani orang yang tidak mengimani Yesus sebagai Tuhan, karena orang-orang ini akan masuk neraka, begitulah ajaran agama mereka berkata.

Maka,

Bayangkan jika kita tak henti menarik satu sama lainnya agar berpindah agama, bayangkan jika masing-masing umat agama tak henti saling beradu superioritas seperti itu, padahal tak akan ada titik temu.

Jalaluddin Rumi mengatakan, “Kebenaran adalah selembar cermin di tangan Tuhan; jatuh dan pecah berkeping-keping. Setiap orang memungut kepingan itu, memperhatikannya, lalu berpikir telah memiliki kebenaran secara utuh.”Salah satu karakteristik umat beragama memang saling mengklaim kebenaran agamanya. Mereka juga tidak butuh pembuktian, namanya saja “iman”.

Manusia memang berhak menyampaikan ayat-ayat Tuhan, tapi jangan sesekali coba menjadi Tuhan. Usah melabeli orang masuk surga atau neraka sebab kita pun masih menghamba.

Latar belakang dari semua perselisihan adalah karena masing-masing warisan mengklaim, “Golonganku adalah yang terbaik karena Tuhan sendiri yang mengatakannya”.

Lantas, pertanyaan saya adalah kalau bukan Tuhan, siapa lagi yang menciptakan para Muslim, Yahudi, Nasrani, Buddha, Hindu, bahkan Ateis dan memelihara mereka semua sampai hari ini?

Tidak ada yang meragukan kekuasaan Tuhan. Jika Dia mau, Dia bisa saja menjadikan kita semua sama. Serupa. Seagama. Sebangsa.

Tapi tidak, kan?

Apakah jika suatu negara dihuni oleh rakyat dengan agama yang sama, hal itu akan menjamin kerukunan? Tidak!

Nyatanya, beberapa negara masih rusuh juga padahal agama rakyatnya sama.

Sebab, jangan heran ketika sentimen mayoritas vs. minoritas masih berkuasa, maka sisi kemanusiaan kita mendadak hilang entah kemana.

.

Bayangkan juga seandainya masing-masing agama menuntut agar kitab sucinya digunakan sebagai dasar negara. Maka, tinggal tunggu saja kehancuran Indonesia kita.

Karena itulah yang digunakan negara dalam mengambil kebijakan dalam bidang politik, hukum, atau kemanusiaan bukanlah Alquran, Injil, Tripitaka, Weda, atau kitab suci sebuah agama, melainkan Pancasila, Undang-Undang Dasar ’45, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam perspektif Pancasila, setiap pemeluk agama bebas meyakini dan menjalankan ajaran agamanya, tapi mereka tak berhak memaksakan sudut pandang dan ajaran agamanya untuk ditempatkan sebagai tolak ukur penilaian terhadap pemeluk agama lain. Hanya karena merasa paling benar, umat agama A tidak berhak mengintervensi kebijakan suatu negara yang terdiri dari bermacam keyakinan.

.

Suatu hari di masa depan, kita akan menceritakan pada anak cucu kita betapa negara ini nyaris tercerai berai bukan karena bom, senjata, peluru, atau rudal, tapi karena orang-orangnya saling mengunggulkan bahkan meributkan warisan masing-masing di media sosial.

Ketika negara lain sudah pergi ke bulan atau merancang teknologi yang memajukan peradaban, kita masih sibuk meributkan soal warisan.

.

Kita tidak harus berpikiran sama, tapi marilah kita sama-sama berpikir.

Bagaimana? Bukankah tulisannya sangat benar dan menginspirasi? sayangnya, Lebih banyak Fanatikme dan orang bodoh yang malah marah akan tulisan ini. Tidak malukah mereka akan apa yang mereka lakukan dan malah me report akun dari seorah "bocah" karena berani mengatakan yang sebenarnya?