Tampilkan postingan dengan label BERITA ALAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA ALAM. Tampilkan semua postingan

Ngerih! Ini Detik-detik Jembatan Ikon Palu Runtuh Akibat Gempa 7,7 SR


InfoTerkini - Gempa berkekuatan 7,7 SR mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9). Guncangan yang lebih besar dari gempa Lombok beberapa waktu lalu ini juga berdampak hingga Palu.

Meski sempat mencabut peringatan dini tsunami, namun BMKG mengonfirmasi telah terjadi tsunami setinggi 1,5 meter di Donggala dan Palu. Video-video amatir yang beredar di media sosial pun menunjukkan suasana dua kota tersebut hancur berantakan akibat gempa yang disusul tsunami ini.

Salah satu jembatan yang menjadi ikon Kota Palu ikut hancur akibat gempa 7,7 SR ini. Kabar runtuhnya jembatan Ponulele ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. 

Lewat akun Twitter-nya Sutopo mengunggah video detik-detik jembatan yang khas dengan warna kuning itu saat runtuh. 



"Kondisi jembatan Ponulele di Kota Palu yang hancur akibat gempa 7,7 SR. Jembatan ini sebelumnya sebagai icon Kota Palu. Kondisinya hancur. Pascagempa tsunami menerjang pantai sekitarnya. Permukiman di bawah hancur dan terbawa tsunami," tulisnya.

Dalam video berdurasi 49 detik itu memang terlihat jembatan yang berada dekat dengan Pantai Talise ini sudah hancur berantakan. Selain itu air tsunami juga sempat menerjang dan menghanyutkan permukiman di bawah jembatan yang biasa disebut jembatan kuning ini.

Selain mengunggah video, Sutopo juga sempat memosting foto perbandingan kondisi sebelum dan sesudah digoyang gempa dahsyat. Banyak warganet yang juga mengomentari postingan akun Twitter Sutopo ini. 

Meski Belum Sepopuler Bali, 5 Pantai dan Pulau di Kepulauan Maluku Ini Sukses Bikin Kamu Jatuh Cinta


InfoTerkini - Indonesia Timur merupakan satu kepingan surga yang dianugerahkan Tuhan bagi negeri kita tercinta ini. Keindahannya seolah tak ada habis untuk dijelajahi. Satu pesona Indonesia Timur yang bisa kamu eksplor adalah Kepulauan Maluku.

Memang sih, Kepulauan Maluku belum begitu populer seperti Bali atau Lombok. Namun, Bumi Rempah-Rempah ini memiliki deretan pantai yang membuatmu betah berlama-lama di sana.

Kali ini kami telah merangkum pemandangan pantai dan wisata pulau yang bisa kamu nikmati di Kepulauan Maluku.

1. Pantai Jikomalamo


Pantai Jikomalamo memiliki garis pantai yang terbilang pendek, yakni 100 meter. Pantai ini terletak di Pulau Ternate, tepatnya terlalu jauh dengan Teluk Sulamahada dan memiliki akses yang cukup sulit untuk dijangkau. Namun, sulitnya medan akan terbayar dengan keindahannya.

2. Tebing Batu Saleman, Pulau Seram



Teluk Saleman merupakan satu surga tersembunyi di Pulau Seram. Secara administratif, Teluk Saleman berada di Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah.

Untuk mencapainya, dari Ambon kita dapat menyeberang ke Masohi dengan kapal cepat selama dua jam. Setelah tiba di Masohi, perjalanan dilanjutkan menuju desa Sawai sekitar 3 sampai 4 jam dengan menggunakan angkutan pedesaan.

Namun, kelelahan perjalanan akan sirna setelah melihat pemandangan Teluk Saleman yang mirip dengan Raja Ampat. Yakni, kumpulan batu tinggi menjulang dengan diselingi hutan hujan, beserta keindahan terumbu karang yang terlihat berkat airnya yang jernih.

3. Pantai Hunimua


Pantai Hunimua berlokasi di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, sehingga pantai ini juga dikenal dengan Pantai Liang. Oleh PBB, Pantai Hunimua pernah dinobatkan sebagai pantai terindah pada 1991.

Tak cuma keindahan pantai, Pantai Hunimua juga menawarkan taman yang asri. Selain itu, di dermaga yang ada di tengah Pantai Hunimua, kita dapat melihat Pulau Seram di kejauhan.

4. Pantai Nanseri


Pantai Nanseri memiliki pasir putih kecoklatan beserta bebatuan karang di tepiannya. Letaknya berada di Desa Kilang, Provinsi Maluku.

5. Pantai Ohoidertawun


Pantai Ohoidertawun berada di desa Ohoidertawun, Pulau Kei Kecil, Maluku Tenggara. Pantai ini merupakan pantai yang landai, karena disaat surut pantai menjorok ke laut sampai lebih dari 200 meter.

Asap Abu Kehitaman Keluar dari Kawah, Gunung Sinabung Kembali Erupsi Pagi Ini


InfoTerkini - Gunung Sinabung adalah gunung yang terletak di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Gunung setinggi 2.451 meter ini merupakan gunung api aktif. Gunung Sinabung juga menjadi puncak tertinggi kedua di Provinsi Sumatera Utara.

Setelah tidak aktif selama kurang lebih 400 tahun lamanya, Gunung Sinabung kembali menunjukkan aktivitasnya pertama kali pada 2010. Sejak kembali aktif pada 2010, gunung Sinabung sudah beberapa kali meletus.

Kini Gunung Sinabung kembali alami Erupsi. Dilansir dari  akun Twitter Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_BNPB, pada Minggu (15/4/2018) mengunggah sebuah postingan.

"Erupsi Gunung Sinabung kembali berulang pada 15/4/2018 pukul 08.48 WIB dan 09.04 WIB. 

Asap abu kehitaman keluar dari kawah. Gunung Sinabung adalah gunung yang unik.  1.200 tahun tidur.  Lalu meletus freatik selama 2010-2011.  Sejak tahun 2013 meletus magmatik sampai sekarang," tulis @Sutopo_PN.


Dalam foto yang diunggah Sutopo terlihat asap berwarna kehitaman membumbung diatas gunung. Sejak kembali aktif pada 2010, gunung Sinabung sudah beberapa kali meletus.

Viral Video Fenomena Awan Bercahaya Seperti Terbakar di Lombok, Anak-anak Sampai Menangis Ketakutan!


InfoTerkini - Fenomena alam berupa awan tampak bercahaya seperti terbakar terjadi di Lombok membuat anak-anak merasa ketakutan hingga menangis. Dilansir melalui akun Instagram @neng_jepret yang diunggah pada Rabu (4/4/2018).

Tampak saat itu, awan bercahaya seperti terbakar. Namun, tidak semua awan mengalami seperti itu. Dalam video itu tertulis 'Fenomena alam mataram Lombok jam 2 siang.' Terdengar suara anak-anak tamapk keheranan.

"Apa itu pak ustaz?" tanya seorang anak perempuan.

Ustaz tersebut alngsung memberikan penjelasan bahwa itu adalah fenomena alam. Kemudian, terdengar suara anak-anak yang kebingungan.

"Pak ustaz saya takut, apa itu saya takut," ujar seorang anak.

"Wallahualam," ujar seorang ustaz.

Lantaran tak mendapatkan penjelasan, anak-anak itu terdengar menangis. Tak hanya mengunggah, akun tersebut juga menuliskan keterangan:


"Kayaknya itu fire cloud deh, semacam kumpulan awan padat yang ada kaitannya ama letusan gunung atau kebakaran yang bisa menghasilkan kilat kering (Kilat tanpa hujan), aku sih baca dari Google heheheee...

Kalo aku liat-liat foto di Google soal fire cloud, ada beberapa yang bentuknya sama ama yang di Mataram ini, karena ngga semuanya fire cloud berwarna merah membara gitu."


Netizen yang melihat video tersebut sontak meninggalkan komentar:

@aluna1000: Paling kasian klo ada fenomena alam atau perang gtu trus dgar suara anak2 yg ketakutan

@ulidz: Ada hubungannya ma satelit China yg jatuh hari ini gak ya? Sapa tahu karena tabrakan satelit itu ma atmosfer jadi muncul fenomena fire cloud ini?

@linagie_shu: Kirain awan halo, bulan kmrn suka liat walau cuma sedikit di cengkareng kan matahari tenggelam dari arah Tangerang Banten tuch, antara matahari turun di 5 - 15 derajat cakrawala, tapi kalo ini besar sekali sich apalagi siang bolong, ya bisa jadi fire cloud ya neng

Kelingking Beach, Pantai Memesona di Nusa Penida Bali, Panoramanya Begitu Memanjakan Mata


InfoTerkini - Satu destinasi yang terkenal di Nusa Penida, Klungkung, adalah Kelingking Beach. Baik wisatawan mancanegara (wisman), maupun wisatawan domestik (wisdom) memadati destinasi ini setiap harinya. 

Apalagi Kelingking menawarkan panorama alam yang luar biasa, mulai dari hamparan bukit hingga lautnya yang biru.

Salah satu turis lokal yang terpesona dengan Kelingking Beach, adalah Putu Dina, gadis asal Gianyar, Bali. Ia sengaja menyeberang ke Nusa Penida hanya untuk melihat keindahan Kelingking Beach.

"Kebetulan lagi cuti kerja, dan ada teman di sini. Jadi saya sempatkan ke sini. Apalagi lihat di Instagram," ujar gadis berambut panjang ini.

Sejak pagi hingga sore jelang sunset, turis terus berdatangan ke Kelingking Beach. Akses jalan pun telah lebih baik, dibandingkan menuju ke destinasi Angels Billabong dan Broken Beach. 

Begitu memasuki area wisata, pengendara motor hanya dikenakan tiket Rp 5.000 per motor. Sedangkan mobil dikenakan tiket Rp 10.000 per mobil.

Warung pun cukup banyak di lokasi, dengan berbagai hidangan pelepas dahaga seperti kelapa muda yang dibanderol mulai Rp 20 ribu per buah.

Banyak turis yang kelelahan menuruni tracking bukit Kelingking, beristirahat sejenak sembari mengusap peluh dan menyeruput es degan.


Mengingat tracking menuju pantai di bawah sangat curam dengan cuaca terik. Ari, seorang driver freelance di Nusa Penida pun enggan turun ke Kelingking, karena medannya tersebut. 

Ia memilih menunggu tamunya di atas. Pria asli Nusa Penida ini menjelaskan, Kelingking Beach telah terkenal sejak leih dari 2 tahun lalu.

"Tapi saya baru bawa tamu ke sini sejak setahunan lah. Di sini memang destinasi terbaik," katanya.

Berdasarkan info yang ia dapati di lapangan, setidaknya ada 7.000an turis yang datang ke Nusa Penida setiap harinya. 

Kemudian sebagian besar pasti mengunjungi Kelingking Beach. Ada dari China, Eropa, dan Asia serta negara lainnya.

"Kalau turun ke bawah paling tidak menghabiskan waktu 30 menit tapi kalau pas naiknya bisa makan waktu 40 menit sampai sejam, karena butuh tenaga ekstra. Ya siapkan saja air mineral, handuk, tissue, dan keberanian," ujarnya lalu tertawa lepas.

Pasalnya tracking menuju pantai sangat ekstrem. Selain itu, ada wahana Pohon Cinta dan anjungan di Kelingking Beach.