Tampilkan postingan dengan label asia games 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asia games 2018. Tampilkan semua postingan

Selama Asian Games 2018, Persija tidak bisa menggunakan GBK


Poker Online - Selama Asian Games 2018, Stadion Gelora Bung Karno (GBK) utama di Jakarta tidak akan digunakan untuk acara olah raga lainnya. Panitia penyelenggara Asian Games 2018 Indonesia (INASGOC) menyatakan bahkan pertandingan kompetisi sepak bola Liga 1 tidak bisa digelar di sana.

Ketua INASGOC Erick Thohir di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa Asian Olympic Council (OCA) telah menetapkan Stadion Utama GBK digunakan hanya untuk acara atletik, acara pembukaan dan penutupan. Keputusan tersebut juga telah disetujui oleh PSSI, Kementerian PUPR dan INASGOC.

Persija dan Persib, kata dia, harus berkoordinasi dengan tiga pihak sebagai syarat mutlak untuk menggunakan Stadium GBK.

"Selama Asian Games 2018, acara olahraga lainnya akan dieliminasi, dan penggunaan GBK Stadium bisa diajukan setelah Asian Games 2018," katanya.

APBNP 2016 mengalokasikan Rp 1,5 triliun untuk Asian Games 2018


APBNP 2016 mengalokasikan Rp 1,5 triliun untuk Asian Games 2018

Pemerintah mengalokasikan Rp 1,5 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2016 untuk pembangunan infrastruktur Asian Games pada tahun 2018. Asian Game sendiri dijadwalkan akan diselenggarakan pada 18 Agustus 2018.

"Dianggarkan di APBNP Rp 1,5 triliun, sisanya akan diambil dari dana Olympic Center yang sekarang sudah kita freeze," kata Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/6).

Mardiasmo menyebut, dana sebesar Rp 465 miliar bisa diambil dari Olympic Center. Untuk menutupi kebutuhan lain di Asian Games XVIII, pemerintah akan mencari opsi lain. Berdasarkan usulan Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) butuh anggaran sebesar Rp 1,8 triliun untuk mensukseskan Asian Games XVIII.

"Nah kekurangan itu nanti dihitung lagi di Kemenpora," ucapnya.

Mardiasmo menambahkan, ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan untuk menambah alokasi anggaran Asian Games XVIII. Pertama, mengambil anggaran dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN), kedua mengikuti usulan Kemenpora.

"Intinya yang mudah yang mana keluarnya," sambung dia.

Secara terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga memastikan pihaknya akan memantau pencairan anggaran untuk Asian Games XVIII. Kemenpora bahkan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dan Kejaksaan.

"Pencairan anggaran, penggunaan anggaran harus dipantau," pungkas Imam.