Tampilkan postingan dengan label Tidak Berpotensi Tsunami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tidak Berpotensi Tsunami. Tampilkan semua postingan

Info BMKG: Gempa M 5,7 Guncang Talaud Sulawesi Utara, Tidak Berpotensi Tsunami


InfoBerita - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa guncang Talaud, Sulawesi Utara. Gempa terjadi Sabtu (5/1/2019) pagi ini pukul 08:04:19 WIB. Gempa berkekuatan magnitudo 5,7 dengan kedalaman 114 km.

Pusat gempa berada di laut tepatnya 64 km barat laut Kep. Talaud. Titik koordinat pusat gempa berlokasi di 4.37 Lintang Utara dan 126.24 Bujur Timur. Gempa tersebut dirasakan dengan skala MMI III-II di Sangihe. Gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
"#Gempa Mag:5.7, 05-Jan-19 08:04:19 WIB, Lok:4.37 LU, 126.24 BT (Pusat gempa berada di laut 64 km barat laut Kep. Talaud), Kedlmn:114 Km Dirasakan (MMI) II-III Sangihe #BMKG," tulis BMKG.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

BMKG: Gempa Guncang Minahasa dengan Kekuatan 5 SR, Tidak Berpotensi Tsunami


InfoBerita - Gempa telah guncang Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara pada Senin (10/12/2018). Gempa tersebut terjadi pada pukul 08.26 WIB dengan kekuatan 5 SR. Gempa yang berpusat di laut tersebut, terletak di 80 km tenggara Minahasa dengan kedalaman 46 km.

Dilansir dari akun resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Twitter @infoBMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga berita ini di turunkan, belum ada kabar terbaru dari BMKG tentang Skala MMI yang dirasakan di sekitaran Minahasa.

Untuk mengetahui apa yang harus dilakukan sebelum, sesaat dan sesudah gempa bumi, mari simak penjelasan berikut:

Sebelum Terjadi Gempabumi

A. Kunci Utama adalah

Mengenali apa yang disebut gempabumi, pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempabumi (longsor, liquefaction dll), mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja

Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempabumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung, belajar melakukan P3K, belajar menggunakan alat pemadam kebakaran, catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

C. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal

Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi. Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran. Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

Saat Terjadi Gempabumi

A. Jika Anda berada di dalam bangunan

Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

B. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka

Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

C. Jika Anda sedang mengendarai mobil

Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran, lakukan point B.

D. Jika Anda tinggal atau berada di pantai

Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

E. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan

Apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempabumi

A. Jika Anda berada di dalam bangunan

Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib, jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa, periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

B. Periksa lingkungan sekitar Anda

Periksa apabila terjadi kebakaran. Periksa apabila terjadi kebocoran gas. Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air. Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).

C. Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa

Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

D. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa

Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

E. Mendengarkan informasi

Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

F. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

G. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo'a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

BREAKING NEWS - Gempa dengan Magnitudo 5,2 Guncang Kepulauan Talaud, Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami


InfoBerita - Gempabumi dengan magnitudo 5,2 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada pukul 09:29:00 WIB hari ini, Selasa 20 November 2018. Berdasarkan data yang dihimpun BMKG, pusat gempa berada di 137 km tenggara Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dengan kedalaman 10 km.

BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami sehingga masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan menunggu informasi selanjutnya dari BMKG. 

Sebelumnya, selain di Kepulauan Talaud, beberapa wilayah Indonesia juga diguncang gempa dengan magnitudo kurang dari 5, hari ini (20/11/2018). Daerah-daerah tersebut di antaranya Mamasa dan Pulau Panjang.
Sebelumnya, selain di Kepulauan Talaud, beberapa wilayah Indonesia juga diguncang gempa dengan magnitudo kurang dari 5, hari ini (20/11/2018). Daerah-daerah tersebut di antaranya Mamasa dan Pulau Panjang.


#1

Gempa pertama terjadi dini hari pukul 02:33:18 WIB di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Gempa dengan magnitudo 2,9 tersebut berpusat di darat, 25 km barat laut Tana Toraja. Daerah yang merasakan gempa ini yaitu Mamasa, dengan skala MMI II.
#2

Gempa kedua terjadi dini hari pukul 03:14:15 WIB di Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat. Gempa dengan magnitudo 3,6 tersebut berpusat di 5 km timur laut Pulau Panjang. Daerah yang merasakan gempa ini yaitu Taliwang, Sumbawa Barat dengan skala MMI II.
#3

Gempa susulan terjadi di Mamasa pada pukul 05:25:02 WIB. Gempa dengan magnitudo 3 tersebut berpusat di darat, 15 km timur laut Mamasa. Mamasa merasakan gempa ini dengan skala MMI II.
#4

Gempa ketiga di Mamasa terjadi pukul 06:25:56 WIB. Gempa dengan magnitudo 2,8 tersebut berpusat di darat, 17 km timur laut Mamasa. Mamasa merasakan gempa ini dengan skala MMI II.